Langkah Memilih Platform Blog Yang Tepat Untuk Pemula

Platform blog yang tepat untuk anda Salah satu proses terberat dalam memulai blog sudah kita lewati. Sekarang kita masuk ke yang lebih mudah.

Teknologi jaman sekarang sudah canggih. Dengan menggunakan platform blogging, anda bisa menulis di blog seperti menulis di Microsoft Word.

Baca berita ini - DPD GNI Kota Medan Kutuk Aksi Bom di Depan Gereja Katedral Makassar

Ini 3 pilihan yang paling populer:
1. Blogspot — hosted
2. WordPress.com — hosted
3. WordPress.org — self-hosted
Masih ada puluhan platform blogging lainnya, tapi saya tidak akan mempersulit pilihan anda dengan membahas yang kurang populer.

Baca berita ini - Berbagi Takjil dan Masker, Ongky : Sebagai Wujud Kepedulian dan Keikhlasan Saling Berbagi

Perhatikan 2 istilah ini: hosted dan self-hosted.

Apaan tuh?
Hosted berarti blog anda ‘menumpang’ di website mereka. Jadi anda tidak akan punya website murni milik sendiri, dan alamat blog anda seperti ini: pakhulu.blogspot.com setlah itu baru kita beli domain menjadi pakhulu.com

Baca berita ini - GNI, GAAS dan Komunitas Club Motor GENRE Membagikan Takjil dan Masker Di Tanjung Morawa

Self-hosted kebalikannya.

Anda membuat website sendiri dengan platform bernama WordPress. Website tersebut akan 100% jadi milik anda, tetapi anda harus membayar untuk nama domain dan hostingnya. Kalau kita ibaratkan, seperti rumah dan apartemen: Hmm…oke, lalu pilih mana? Jawabannya dibahas satu per satu dalam panduan ini:

Baca berita ini - GAAS, GNI dan Komunitas Club Motor GENRE Membagikan Takjil dan Masker Di Tanjung Morawa, Kab. Deli Serdang

Secara singkat, kalau anda tidak ingin pindah halaman, ini kelemahan dan kelebihan dari masing-masing jenis platform:

Pilih platform hosted (WordPress.com atau Blogger) kalau anda:
1. Sama sekali tidak ingin keluar biaya (meskipun tidak banyak)
2. Rela dengan fitur yang terbatas
3. Rela dengan tampilan yang juga terbatas
4. Rela nama website anda menjadi seperti ini: namawebsite.blogspot.com
5. Rela website anda dihapus sewaktu-waktu (kalau anda melanggar aturan)
6. Sebaliknya, pilih platform self-hosted (WordPress.org) kalau anda:


Baca berita ini - Relawan Rumah Qur'an, Pemuda dan Mahasiswa Bagikan Masker dan Hand Sanitizer Ke Masyarakat Kota Medan

Punya modal sekitar Rp 300ribu per tahun (untuk domain dan hosting)
Ingin punya website yang 100% milik anda
Ingin bisa mengubah tampilan dengan leluasa
Ingin bisa menambahkan fitur-fitur apapun yang anda butuhkan
Ingin membuat blog yang terlihat lebih kredibel
Itu hanya sekilas saja.


Untuk membaca perbandingan lengkap serta mitos-mitosnya, klik di sini. Karena sangat fleksibel, WordPress self-hosted juga sering digunakan untuk fungsi yang lebih daripada sekedar blog. Misalnya berjualan online, website bisnis, komunitas, dan lain-lain.

Baca berita ini - Relawan Rumah Qur'an Mas'ud Silalahi Bersinergi Dengan Lembaga Kepemudaan, Kemahasiswa, Remaja Masjid & Jurnalis Bagikan Masker dan Hand Sanitizer

Saya pribadi selalu menyarankan supaya orang yang serius blogging untuk menggunakan self-hosted dari WordPress.org, karena akan lebih bagus dalam jangka panjang.

Tapi kalau modal anda benar-benar 0, tidak masalah. Meskipun sedikit lebih repot, ketika blog anda sudah sukses anda bisa pindah dari hosted ke self-hosted. Banyak yang melakukan seperti ini, jadi anda bisa tetap mulai dari hosted.

Related Posts

Posting Komentar

Ikuti Saya Melalui Email